15 Sentra Usaha Mikro

 

               Ditargetkan

 

               Bisa Akses TI

BANDUNG, (PR).-
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar menargetkan tahun ini lima belas sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jabar sudah menggunakan teknologi informasi (TI) sebagai salah satu basis usaha. Sehingga diharapkan hal tersebut bisa mendorong kapasitas usaha UMKM.

“Saat ini penggunan TI di kalangan UMKM relatif masih sangat sedikit. Itu pun biasanya hanya perorangan bukan digunakan di sentranya,” ujar Ketua Umum Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno, di Bandung Senin (22/3).

Dikatakan, kelima belas sentra yang akan didorong operasionalnya berbasis TI tahun ini adalah sentra keramik Purwakarta, rajut Binongjati, bordir Tasikmalaya, batik Trusmi Cirebon, kerupuk udang Indramayu, sentra kayu Sumedang, dan sentra logam Sukabumi.

Selain itu, sentra kelom di Tasikmalaya, makanan olahan Ciamis, sentra sepatu Cibaduyut, sentra boneka di Sukamulya Bandung, genting Jatiwangi, sentra manisan Cianjur, sentra sepatu Ciomas, dan sentra kulit Sukaregang di Garut juga akan didorong operasionalnya berbasis TI.

“Diharapkan nantinya setiap sentra memiliki pusat data yang bisa diakses para perajin di website dan menjadikan website jadi alternatif meningkatkan pemasaran,” katanya.

Sementara di acara penandatanganan kerja sama Kadin Jabar dan PT Telkom akhir pekan lalu, General Manager Segment Divisi Business Service PT Telkom Hesti Nugrahani mengatakan, dari 50 juta pelaku UMKM nasional, baru skl. 500.000 yang sudah dilayani Telkom kebutuhan TI-nya.

“Potensi pasar penggunaan TI di UMKM ini memang sangat besar. Untuk lebih memudahkan pelaku UMKM, kami juga mengembangkan sistem sewa jaringan dan aplikasi sehingga relatif tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk memanfaatkan TI,” tutur Hesti. (A-135)***

Penulis: PIKIRAN RAKYAT : 23 MARET 2010 ( HRI SELASA )

Back