Lulusan Perguruan

 Tinggi Harus Pintar

Berwirausaha

 

MARZAN Harzani (kiri) membuat topeng kertas pada Pameran Usaha Kecil dan Menengah di Cimahi Mal, beberapa waktu lalu. Kreativitas dan keinginan untuk berkembang menjadi modal utama untuk berwirausaha.* HARRY SURJANA/”PR”

CIMAHI, (PR).-
Lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki perilaku dasar wirausaha. Selain itu, mereka pun diharapkan dapat menyerap teknologi dan informasi secara tepat, cepat, dan akurat. Hal itu penting agar setiap lulusan mampu bekerja dan memenuhi standar kualitas kerja yang disyaratkan dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Hal itu disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah IV Prof. Dr. Ir. Abdul Hakim Halim melalui Kepala Bagian Akreditasi dan Kelembagaan Diece Udansyah dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Ungkapan itu disampaikan dalam wisuda magister, profesi, sejarah, dan ahli madya di Gedung Sasana Krida (GSK) Unjani, Sabtu (17/4). Pada kesempatan itu, Unjani mewisuda sekitar 360 orang.

Diece mengatakan, kehidupan saat ini penuh dengan tantangan dan persaingan serta permasalahan yang semakin tajam. “Untuk itu, kita harus menyiapkan diri untuk meraih sukses yang lebih baik dengan ilmu yang dimiliki saat ini,” katanya. Pada era globalisasi yang penuh perubahan dan tingkat persaingan yang tinggi, kata Diece, perlu dipersiapkan kader-kader yang memiliki perilaku dasar wirausaha.

Dengan demikian, lulusan dari perguruan tinggi dapat bekerja dan memenuhi standar kualitas kerja yang disyaratkan atau menjadi wirausaha yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Sayangnya, menurut Diece, saat ini, kecenderungan sebagian besar lulusan perguruan tinggi lebih sebagai pencari kerja daripada pencipta kerja. “Sistem pembelajaran di perguruan tinggi masih terfokus pada menyiapkan lulusan yang siap kerja dan bukan lulusan yang siap menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Ia mengatakan, sudah seharusnya menjadi bagian dari tujuan program pendidikan adalah meningkatkan kecakapan dan keterampilan para mahasiswa, khususnya kecakapan berbisnis.

Kualitas SDM

Sementara itu, Rektor Unjani Drs Heriyono, M.Psi. mengatakan, untuk menciptakan suatu lapangan kerja memang membutuhkan proses. Untuk itu, yang dilakukan Unjani saat ini adalah mempersiapkan kualitas sumber daya manusianya. Memiliki kemampuan, seperti dalam berwirausaha, akan menjadi bekal bagi para lulusan untuk bisa bersaing di dunia masyarakat.

“Oleh karena itu, kompetensi yang dikembangkan di Unjani lebih kepada kompetensi entrepreneurship. Saya optimistis, jika dilakukan secara bertahap maka kita bisa menjawab tuntutan masyarakat. Karena kami tak mencetak sarjana akademisi semata,” katanya. (A-177)***

Penulis: Pikiran Rakyat : Senin, 19 April 2010

Back