Pertumbuhan Industri Positif

Ina, “Dengan Kenaikan TDL,

Target Pertumbuhan Bisa Meleset”

 

JAKARTA, (PR).-
Kementerian Perindustrian memastikan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan sektor industri. Kemenperin optimistis, pertumbuhan industri tahun ini akan memenuhi target, melampaui angka 4,25 persen.

“Saya sudah exercise kalau terjadi kenaikan TDL 15 persen, pengaruhnya terhadap struktur biaya produksi hanya 0,55 persen,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Dedi Mulyadi di Jakarta, Selasa (11/5).

Menurut Dedi, sektor industri yang paling parah terkena dampak tertinggi kenaikan TDL adalah pembuat es (ice), tapi share-nya sangat kecil. Pengaruhnya terhadap struktur biaya produksi bisa mencapai 10 persen. Sementara pengaruhnya terhadap industri baja, galian logam, juga semen, dinilai tidak signifikan.

Pada triwulan I-2010, industri tumbuh 4,01 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara, pertumbuhan industri triwulan IV-2009 1,08 persen. Pada 2009 industri makanan tumbuh 11,2 persen. Namun, pada triwulan I-2010 hanya 0,74 persen.

Menurut Dedi, penurunan ini terjadi karena investasi sektor makanan tahun lalu sudah sangat tinggi. “Awal tahun ini terjadi kenaikan harga bahan baku seperti gula, hingga menggerus nilai tambah,” tuturnya.

Pertumbuhan industri triwulan I-2010 ditopang sektor industri makanan, minuman dan tembakau 0,7,4 persen, alat angkut, mesin dan peralatan 10,12 persen, tekstil, barang kulit, alas kaki 0,32 persen, barang kayu dan hasil hutan minus 3,46 persen, kertas dan barang cetakan minus 1,74 persen, pupuk, kimia dan barang dari karet 3,85 persen, semen dan bahan galian nonlogam 7,5 persen, logam dasar, besi dan baja minus 1,01 persen, barang lainnya minus 1,47 persen.

Bisa meleset

Sebaliknya, Pengamat Ekonomi dari Unpad, Ina Primiana menilai, dampak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) terhadap industri cukup besar. Bukan tidak mungkin target pertumbuhan industri meleset dari target.

Ina menilai, dalam menentukan besar kecilnya dampak TDL, pemerintah tidak bisa hanya berpegangan pada angka hasil penelitian semata. Menurut dia, sebaiknya pemerintah melibatkan sektor industri untuk mendapatkan data riil di lapangan.

Sekecil apa pun kenaikan TDL, menurut dia, akan memiliki multiple effect.

“Kalau yang naiknya hanya satu sektor, memang kecil, tetapi ini kan semua. Kenaikan kecil kalau digabungkan tentu akan menjadi besar,” tuturnya.

Tingginya pengaruh TDL terhadap industri juga dilontarkan Ekonom Unpas, Acuviarta Kartabi.

“Masalah besar dan kecilnya imbas harusnya dilihat dari segi pengusaha. Saya kira sudah banyak asosiasi yang melontarkan seberapa besar pengaruh TDL terhadap usaha mereka,” kata Acuviarta.

Terhadap inflasi sendiri, menurut dia, kenaikan TDL akan mendorong kenaikan hingga satu persen. “Inflasi satu persen itu sangat besar. Daya beli masyarakat indikatornya,” ujarnya. (A-150/Dtc)***

Penulis: Pikiran Rakyat : Rabu, 12 Mei 2010 (  Acuviarta Kartabi )

Back