Data Jumlah UMKM di Jabar

Belum Valid

 

BANDUNG, (PR).-
Jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Barat belum terdata dengan baik. Data UMKM yang dimiliki Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Jawa Barat merupakan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2008.

Kepala Dinas KUMKM Jawa Barat, Wawan Hernawan mengatakan, berdasarkan data BPS per Desember 2008 itu diketahui jumlah UMKM Jawa Barat adalah 8,2 juta unit. Sebanyak 98 persen di antaranya perlu dibantu dan dibina.

Hal itu dikemukakan Wawan ketika ditemui seusai seminar nasional “Pengaruh ACFTA terhadap UKM dan Solusinya” di Bandung, Sabtu (5/6).

“Sebenarnya data-data juga ada di dinas-dinas seperti perikanan, peternakan, perkebunan. Hanya, belum terkumpul dalam satu kesatuan data seperti di BPS,” katanya.

Dia menuturkan, dinas-dinas seperti perikanan,peternakan, perkebunan, dan perindustrian justru memiliki sasaran yang lebih besar terhadap UMKM. “Peternakan ada peternaknya, perikanan ada petaninya, perkebunan ada pekebunnya, perindustrian ada perajinnya. Kita itu justru sasaran-sasarannya dari mereka,” ujarnya.

Menurut dia, yang dilakukan oleh Dinas KUMKM adalah menjembatani hal-hal yang dibutuhkan UMKM seperti masalah perbankan. “Sementara UKM-nya binaan dari dinas-dinas tersebut,” katanya.

Dia berharap, tahun ini masalah data tersebut bisa diperbaiki. Sensus penduduk 2010 yang sedang dilakukan BPS diharapkannya dapat membantu Dinas KUMKM untuk masalah data UMKM tersebut.

Pengamat ekonomi, Acuviarta Kartabi mengatakan bahwa meskipun dalam sensus penduduk 2010 terdapat pendataan mengenai pekerjaan, tetapi dirasa masih kurang.

Menurut dia, data mengenai UMKM perlu sedetail mungkin seperti jenis usaha hingga kendala yang dialami pelaku usaha. Dia berpendapat, seharusnya pendataan UMKM dilakukan secara terpisah dan oleh pemerintah provinsi yang bekerja sama dengan pemerintah kota.

“Tidak perlu langsung didata keseluruhan, tetapi secara bertahap. Dan di-update setiap bulannya,” tuturnya.

Dengan begitu, dia menambahkan, data mengenai UMKM akan didapat secara mendetail dan valid. (CA-08)***

Penulis: Pikiran Rakyat :Senin,07 Juni 2010  ( Accuviarta Kartabi )

Back